Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Miris...! SMK Negeri 1 Tantom Angkola Fasilitas Dan Prasarana Buruk,Dana Bos Jadi Sorotan.

Kamis, 14 Mei 2026 | Mei 14, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-14T09:54:07Z

 



TAPSEL|| LENSA INDONESIA.com - Penggunaan Dana Bos di SMK Neger 1 Tanto Angkola menjadi sorotan masyarakat .
Faktanya Dana Bos yang di kucurkan pemerintah pusat di nilai tidak maksimal dalam pengelolaannya.Dari tim awak media (6 Mey 2026),bahwa masih banyak gedung sekolah minim perawatan sarana dan prasarana.
Adapun rincian Dana Bos Anggaran tahun 2025 adalah sebagai berikut

SMK NEGERI 1 TANTOM ANGKOLA
Kab. Tapanuli Selatan, Prov. Sumatera Utara
Akreditasi
B
Informasi Umum
Kepala Sekolah

Nomor Pokok Sekolah Nasional

10260732

Jumlah Guru & Tenaga Pendidikan

39

Status Sekolah

Negeri

Rasio Guru dan Murid

1:13

Jumlah Murid

511
: 2025
Tahun
Rp 430.080.000

Jumlah dana yang diterima sekolah

Sedang Disalurkan

Status

Jumlah Siswa Penerima
512
Tanggal Pencairan
22 Januari 2025
Rincian Penggunaan
penerimaan Peserta Didik baru
Rp 2.400.000

pengembangan perpustakaan
Rp 111.436.000

kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler
Rp 13.200.000

kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran
Rp 14.745.000

administrasi kegiatan sekolah
Rp 70.495.000

pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan
Rp 17.785.000

langganan daya dan jasa
Rp 8.520.000

pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah
Rp 34.293.500

penyediaan alat multi media pembelajaran
Rp 82.000.000

penyelenggaraan bursa kerja khusus, praktik kerja industri atau praktik kerja lapangan di dalam negeri, pemantauan kebekerjaan, pemagangan guru, dan lembaga sertifikasi profesi pihak pertama
Rp 500.000

penyelenggaraan kegiatan uji kompetensi keahlian, sertifikasi kompetensi keahlian dan uji kompetensi kemampuan bahasa Inggris berstandar internasional dan bahasa asing lainnya bagi kelas akhir SMK atau SMALB
Rp 0

pembayaran honor
Rp 71.250.000

Total Dana
Rp 426.624.500: 2025
Tahun
Rp 425.706.000

Jumlah dana yang diterima sekolah

Sedang Disalurkan

Status

Jumlah Siswa Penerima
512
Tanggal Pencairan
17 September 2025
Rincian Penggunaan
penerimaan Peserta Didik baru
Rp 0

pengembangan perpustakaan
Rp 26.087.500

kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler
Rp 30.232.600

kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran
Rp 12.752.000

administrasi kegiatan sekolah
Rp 97.148.888

pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan
Rp 15.584.959

langganan daya dan jasa
Rp 7.020.000

pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah
Rp 98.642.613

penyediaan alat multi media pembelajaran
Rp 45.301.800

penyelenggaraan bursa kerja khusus, praktik kerja industri atau praktik kerja lapangan di dalam negeri, pemantauan kebekerjaan, pemagangan guru, dan lembaga sertifikasi profesi pihak pertama
Rp 10.961.000

penyelenggaraan kegiatan uji kompetensi keahlian, sertifikasi kompetensi keahlian dan uji kompetensi kemampuan bahasa Inggris berstandar internasional dan bahasa asing lainnya bagi kelas akhir SMK atau SMALB
Rp 0

pembayaran honor
Rp 69.900.000

Total Dana
Rp 413.631.360

Tahun Anggaran 2026 Tahap I Rp.442.680.000

Hal inilah yang di sampaikan oleh Aris Pasaribu DPD LSM LAPAN TIPIKOR INDONESIA SUMUT" Saya heran pada semua sekolah sekolah naungam kantor Cabdis Pendidikan Wilayah XI Propinsi Sumatra Utara.
Banyak yang hancur yang tampak tidak terurus,ini Kantor Cabdis apa sih gunanya? Ujar Aris Pasaribu ketika berkunjung ke SMK Negeri 1 Tantom Angkola(6Mey2026).
Aris Pasaribu sangat menyesalkan Pengawasan dan pembinaan di sekolah-sekolah Cabdis wilayah XI propinsi Sumatra Utara yang berada di kota Padang Sidempuan.
Menurut Aris Pasaribu,besarnya Anggaran untuk pemeliharaan sarana dan prasarana yang di kucurkan dari Dana Bos SMK Negeri 1 Tantom Angkola menimbulkan dugaan adanya penyelewengan Dana Bos.





Miris kita melihatnya" kalau begini terus menerus mau di bawa kemana wajah pendidikan wilayah XI perlu dipertanyakan "Ujar Aris Pasaribu.
Lebih lanjut, Agus Zulpan Husein,SS
sebagai Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Tantom Angkola sedang tidak berada di sekolah" Bapak kaseknya sedang naik haji sejak hari minggu kemarin jawab Ahmad Husein,SPd sebagai wakil kasek SMK Negeri 1 Tantom Angkola.
Ahmad Husein SPd mengatakan bahwa dirinya tidak bersedia di konfirmasi terkait penggunaan Dana Bos di SMK Negeri 1 Tantom Angkola" Biarlah kepala sekolah yang menjawab: jawab Ahmad Husein SPd.

Menanggapi hal itu,Aris Pasaribu sangat menyesalkan pelaksanaan penggunaan Anggaran Dan Bis di sekolah SMK Negeri 1 Tantom Angkola.
Kita bingung,kita minta nomor WA kepala sekolah tidak dikasih...di tanya bendahara sedang tidak berada di sekolah,jadi kita duga ini ada persekongkolan di duga korupsi berjemaah di sini terkait penggunaan Dana Bos di bawah naungam Cabdis pendidikan wilayah XI propunsi Sumatra utara
semua saling menutupi tidak ada koperatif tapi rata- rata banyak temuan jelas Aris Pasaribu.
Dengan terbitnya berita ini masyarakat berharap kepada Aparat Penegak Hukum (APH) untuk penyelidikan terkait penggunaan Dana Bos di SMK Negeri 1 Tantom angkola demi penyelamatan uang negara.
Aris Pasaribu mengatakan bahwa dinas pendidikan Propinsi Sumatra Utara harus mengevaluasi kinerja terkait birokrasi pendidikan di bawah naungan kantor Cabdis wilayah XI.Demi penyelamatan uang negara.00

( Manulus Pasaribu)

×
Berita Terbaru Update