Bekasi - Lensaindonesia.online
Sistem penerimaan murid baru (SPMB) Tahun 2026 tahap satu yang berlangsung di SMAN 4 Harapan jaya,kecamatan Bekasi Utara menuai protes warga , warga RW 12 Harapan jaya protes terkait pengumuman hasil domisili tahap satu,saat awak media mengkonfirmasi Kepala sekolah atau yang biasa disapa Ibu Rusdi ini memberikan klarifikasi secara terbuka di Kantor nya pada Kamis (18/06/2026)
Kepala sekolah SMAN 4 menjelaskan bahwa peserta yang mendaftar melalui jalur domisili adalah yang paling banyak,sebanyak tiga ratus tujuh puluh sembilan peserta, mendaftar melalui jalur domisili sementara yang keterima hanya seratus enam puluhan
" jadi di peringkatkan itu oleh Jawa Barat aplikasi dari nomor satu (1) sampai dengan nomor tiga ratus tujuh puluh sembilan (379),
yang pertama hanya berjarak 43 meter dan jarak terjauh nya 650 meter ujarnya"
Kepala sekolah SMAN 4 kota Bekasi atau juga yang biasa dipanggil Ibu Rusdi menambahkan bahwa SPMB tahap ke-2 akan dibuka kembali untuk jalur domisili dan Afrimasi ,kabar yang diterima kepsek akan ada tambahan kuota untuk jalur domisili akan tetapi Kepsek belum berani menyampaikan kepada masyarakat sebelum SK dari Gubernur Jawa Barat (KDM) Turun
"tetapi kalau sudah ada SK dari Gubernur kemudian diberikan tambahan kuota jalur domisili dan berapa jumlahnya, baru kami bisa menyampaikan ke masyarakat katanya"
kepala sekolah SMAN 4 Kota Bekasi berharap warga Harapan jaya dan sekitarnya tidak hanya mendaftar melalui jalur domisili saja , tetapi dengan jalur lain seperti jalur KETM (keluarga ekonomi tidak mampu), karena jalur KETM ditahap satu banyak tersedia hingga mencapai 20 peserta SPMB (Hengki)
