LENSA INDONESIA NEWS.com ||Tapanuli Selatan- Sejumlah orangtua siswa mengaku sangat resah dengan adanya praktik pungutan uang di SMP Negeri1 Kecamatan Tantom angkola dengan tujuan menebus ijazah siswa yg baru saja tamat dari SMP Negeri 1 Tantom angkola.
Dalam hal kegiatan tersebut, siswa harus menyetorkan uang kepada pihak sekolah dengan sejumlah Rp.120.000,00./siswa, dengan total jumlah siswa telah selesai sekolah dikursi SMP Negeri1 Kecamatan Tantom angkola 189 siswa.
" Sudah beberapakali sekolah ini melakukan hal seperti ini dan kami sebagai orangtua siswa sangat resah, dan kami memohon supaya kepseknya supaya dievalusi atau diberi sangsi oleh pihak dinas pendidikan Tapanuli Selatan supaya ada efek jera bagi oknum kepsek tersebut," ucap salah satu masyarakat yg tau mau disebut identitasnya.
Atas dasar temuan tersebut, Senin(15/06/2026). jurnalis LENSA INDONESIA NEWS.com mengkonfirmasi kepsek SMP negeri1 kecamatan Tantom angkola Padang togatorop, "komite dan orangtua siswa yang telah sepakat atas hasil rapat.
Konfirmasi terpisah, melalui komite sekolah Rano simanjuntak menjawab," kami menyepakati ini dengan orangtua siswa untuk keperluan biaya fotocopy dan sampul raport dan lain-lain," pungkasnya.
Berikut untuk realisasi anggaran dana bosp SMP negeri1 kecamatan Tantom angkola;
Tahun 2025
Tahap 1
Rp 289.800.000
Jumlah dana yang diterima sekolah
Sedang Disalurkan
Status
Jumlah Siswa Penerima
504
Tanggal Pencairan
22 Januari 2025
Rincian Penggunaan
penerimaan Peserta Didik baru
Rp 626.000
pengembangan perpustakaan
Rp 94.900.000
kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler
Rp 13.000.000
kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran
Rp 7.055.000
administrasi kegiatan sekolah
Rp 8.679.000
pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan
Rp 3.400.000
langganan daya dan jasa
Rp 6.000.000
pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah
Rp 17.840.000
penyediaan alat multi media pembelajaran
Rp 0
penyelenggaraan bursa kerja khusus, praktik kerja industri atau praktik kerja lapangan di dalam negeri, pemantauan kebekerjaan, pemagangan guru, dan lembaga sertifikasi profesi pihak pertama
Rp 0
penyelenggaraan kegiatan uji kompetensi keahlian, sertifikasi kompetensi keahlian dan uji kompetensi kemampuan bahasa Inggris berstandar internasional dan bahasa asing lainnya bagi kelas akhir SMK atau SMALB
Rp 0
pembayaran honor
Rp 138.300.000
Total Dana
Rp 289.800.000.
Tahun 2025
Tahap 2
Rp 288.727.360
Jumlah dana yang diterima sekolah
Sedang Disalurkan
Status
Jumlah Siswa Penerima
504
Tanggal Pencairan
17 September 2025
Rincian Penggunaan
penerimaan Peserta Didik baru
Rp 4.500.000
pengembangan perpustakaan
Rp 105.757.000
kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler
Rp 15.000.000
kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran
Rp 18.792.000
administrasi kegiatan sekolah
Rp 11.824.000
pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan
Rp 0
langganan daya dan jasa
Rp 4.552.210
pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah
Rp 60.332.000
penyediaan alat multi media pembelajaran
Rp 6.200.000
penyelenggaraan bursa kerja khusus, praktik kerja industri atau praktik kerja lapangan di dalam negeri, pemantauan kebekerjaan, pemagangan guru, dan lembaga sertifikasi profesi pihak pertama
Rp 0
penyelenggaraan kegiatan uji kompetensi keahlian, sertifikasi kompetensi keahlian dan uji kompetensi kemampuan bahasa Inggris berstandar internasional dan bahasa asing lainnya bagi kelas akhir SMK atau SMALB
Rp 0
pembayaran honor
Rp 60.750.000
Total Dana
Rp 287.707.210
Menanggapi hal tersebut, Aris Pasaribu DPD LSM lapan tipikor indonesia mengatakan, "seperti inilah contoh yang terjadi sekarang, yang sering mencoreng wajah pendidikan yg terkesan sangat buruk oleh kelakuan oknum kepsek nakal yang tidak sebagaimana dalam tupoksinya.
" Sesuai dengan pasal 368 KUHP, kegiatan praktik pungli seperti ini seharusnya perlu penanganan yang serius dari pihak dinas terkait, dan sekolah ini juga perlu dicek dana bosnya. Apakah penyaluran dana bosnya dilakukan tepat sasaran," sambungnya.
Hingga berita ini diterbitkan, masyarakat tantom angkola meminta kepada Bupati Tapanuli Selatan melalui dinas terkait, supaya kepsek SMP negeri1 kecamatan Tantom angkola segera dievaluasi kinerjanya.
Leonardy pasaribu
